Mencari Ibu Puisi

-untuk Rudy Aliruda-

Kami sedang mencari dengar kisah
paling agung dalam perjalanan katakata.
Dari muasal silsilah Adam
nama-nama dilepasterbitkan,
di lisan Muhammad kata-kata ditiupruhkan.

Lalu seorang pejalan memanggilnya Ibu Puisi,
ibu yang basah dan getar suaranya,
ibu yang gelar di simpang perjalanan
ibu yang gerai lelembar rambutnya

: bahasa menguarkan aroma,
  katakata adalah lengannya
  yang teduh dan memeluk.

Seagung-agung Ia yg rahasia
berpusat di dadanya

: lalu yang gunung olehNya julang,
  yang sungai denganNya alir,
  yang tanah karenaNya rebah

sebagai qiyam, sujud, tasyahud
dalam rakaat-rakaat perjalanan katakata.


Pejalan, diakah yang kadang batuknya
terdengar redam,
ketika musim singgah diperhujanan
(paras pias udara,
titik-lekuk tanah,
dan riang senyap ruang suara)

Pejalan, di ujung kerudungnya,
kami sedang mencuri dengar.
Batuknya yang purba, pelan-pelan
menggendam dalam diam.


November 2013