Ibrahim dan Matahari

: warna kulitnya yang keemasan
rambutnya yang hitam dan lambai,
bergoyang perlahanlahan
di antara bungatunas zaitun yang hijau
dan segar


seorang perempuan mendatanginya
dengan tubuh paling sintal sejagat raya

“Kamu bukan Kekasihku”
 

dari tengkuknya yang gemetaran
dengan lembut dia letakkan kembali
sepasang lengan paling hangat
yang sampir dan hampir
meranggaskan bulu-bulu remajanya
 


lalu dengan gerakan yang malu-malu
matahari menutup kembali
sebuah singkapan paling birahi
dari kubah kenyal (yang nyala) di dadanya

 

2013